nasionalisme yaitu paham tentang kecintaan terhadap bangsanya. dengan semangat hari kebangkitan nasional maka bangkitkanlah rasa nasionalisme terhadap bangsa. menciptakan rasa kecintaan terhadap bangsa bukanlah hal yang mudah, untuk membangkitkan rasa nasionalisme haruslah mampu untuk mengenal bangsanya terlebih dahulu.
Sebuah kenyataan sejarah bahwa kebangkitan nasional yang dimulai 20 Mei 1908 merupakan tonggak kebangkitan pertama. Secara kumulatif kebangkitan nasional bangsa indonesia dicetus oleh kaum intelektual yaitu dari kalangan terpelajar.
Banyak yang mengatakan kebangkitan nasional bukan diawali dengan lahirnya organisasi boedi oetomo, tapi lahirnya kebangkitan nasional sudah ada sebelum boedi oetomo. Walaupun telah banyak menuai kontroversi tentang peringatan hari kebangkitan nasional, namun pada kenyataannya embrio kebangkitan nasional yang di lahirkan oleh dr.soetomo ini telah mampu menghimpun jeritan rakyat walau hanya dari sebagian rakyat yang ada di pulau jawa saja.
Kalau dahulu DR.soetomo cs memiliki rasa nasionalisme yaitu untuk merdeka dan terlepas dari penderitaan akibat kolonialisme, maka kita sekarang berjuang untuk terus mengisi kemerdekaan, tentunya dengan semangat nasionalisme. Salah satunya membangkitkan insan perfilman yaitu memproduksi film-film nasional.
masyarakat indonesia rindu akan film nasional misalnya yang bernuansa islami, film yang dipersembahkan oleh MD entertainment yang mengambil tema mesir yaitu “ayat-ayat cinta” yang diadobsi dari novel buah karya Habiburrahman El Shirazy ini mampu menklukkan asia tenggara. Untuk di Indonesia saja, MD Entertainment sudah nekad habis-habisan membuat pita film sebanyak 100 copy. Padahal untuk film lain, MD entertainmant rata-rata hanya membuat 24 copy. Bahkan untuk film terlaris sebelum munculnya film ayat-ayat cinta, hanya dibuatkan 28 copy. Maka, ini menjadi sejarah baru buat perfilman Indonesia.
tenarnya film nasional yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini menuai kritikan dari berbagai kalangan, yang secara mendalam menyebutkan ketidak cocokan triler-nya antara novel dengan filmnya. demam film ayat-ayat cinta juga ada manfaat konkretnya. Misalnya, peningkatan budaya membaca, karena para penonton ayat-ayat cinta yang belum sempat membaca novelnya jadi penasaran untuk membaca. Banyak siswa sekolah yang kini pergi ke mana-mana menenteng novel ayat-ayat cinta. Selain itu, banyak gadis Muslimah, yang semula tidak memakai jilbab, kemudian terinspirasi dan memilih berjilbab, setelah membaca novelnya dan menonton filmayat-ayat cinta . Film memang termasuk media yang memberi pengaruh kuat.
Lain ayat-ayat cinta lain pula film “naga bonar jadi 2”. alur kisah dari film naga bonar jadi
dua yaitu bertemakan kecintaan pada tanah warisan leluhur.
Yang digambarkan dengan cara mencintai para pahlawan. film ini banyak memberikan pesan
mengenai arti serta makna bagaimana kita memberikan yang terbaik untuk bangsa.
Naga Bonar Jadi 2 juga sarat memberikan kritikan mengenai kondisi bangsa yang carut marut
ini lewat beberapa pesan yang disajikan secara humoris. Film garapan sutradara ternama ini
menceritakan keheranan tokoh naga bonar yang menilai bahwa generasi muda zaman sekarang
sering berbelit-belit dan tidak perduli pada jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban
segalanya demi bangsa dan Negara.
Kekurangan dari film yang dibintangi aktor Tora Sudiro ini juga mempunyai kekurangan. Walaupun ada beberapa adegan yang nampaknya berlebihan, namun hal tersebut dapat ditoleransi karena film ini berhasil tampil berbeda dibandingkan dengan film-film yang yang telah hadir sebelumnya.
Secara keseluruhan film Naga Bonar Jadi 2 memperlihatkan kepada masyarakat bahwa sineas kita mampu membuat film berkualitas. Film ini nampaknya akan berjaya serta membanggakan perfilman nasional indonesia.
Semoga lewat film spektakuler Naga Bonar Jadi 2 ini dapat membangkitkan animo masyarakat untuk kembali menonton film nasional mengingat adanya kekecewaan yang luar biasa dari penonton atas rendahnya kualitas film-film nasional.
Film ini semoga menjadi tolak ukur kebangkitan bagi para sineas nasional untuk semakin bersemangat membuat film yang lebih berkualitas untuk membanggakan insan perfilman Indonesia di kancah internasional serta berhasil menjadikan film nasional menjadi tuan di negeri sendiri.
Untuk para produser film diharapkan mampu memproduksi film-film yang sifatnya
membangun, bangkitlah insan perfilman indonesia dan tetaplah berkarya untuk film-film nasional.

0 komentar:
Posting Komentar